Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2017

Heboh, Pelajar SD dan TK di Dompu Temukan Orok Mengambang di Parit

Dompu, KontrasBima— Suasana Lingkungan Kandai 2 Barat, Kelurahan Kandai 2 Kecamatan Woja Kabupaten Dompu mendadak heboh, Jumat (29/12/2017) sekira pukul 10.00 Wita. Sebuah orok ditemukan mengambang di parit di kelurahan setempat oleh sejumlah pelajar Sekolah Dasar dan TK.
Informasi yang dihimpun KontrasBima, awalnya sejumlah anak yang terdiri dari Asfin Damayanti (10 tahun), Dian Komalasari (10 tahun), Winda, Aira, Farel yang merupakan siswa SD dan TK bermain di pinggir parit tak jauh dari lingkungan mereka. Tak lama menemukan orok yang awalnya dikira boneka.
Beberapa saat setelah menemukan orok yang disangka boneka, bocah Asfin berinisiatif mengangkat benda itu yang belakangan dipastikan orok, kemudian menyimpan di gang tak jauh dari parit.
Setelah itu, para pelajar yang masih kecil itu menginformasikan peristiwa kepada sejumlah warga sekitar. Tak lama, sejumlah aparat tiba di lokasi.

Informasi yang dihimpun dari aparat Polres Dompu, orok yang ditemukan diperkirakan baru berumur lima bul…

Advokat: Perusakan Hutan secara Masif Merupakan Bagian Pidana Korupsi

Dompu, KontrasBima— Advokat muda, M Hijratul Akbar SH MH menilai perusakan hutan secara masif merupakan bagian dari pidana korupsi yang bisa ditindak. Penggarapan hutan secara ilegal atau tak prosedur bisa dijerat dengan pidana korupsi karena penguasaan kawasan hutan secara tidak sah menimbulkan kerugian negara.
“Secara ilegal ijin dan (tidak) prosedur yang jelas juga harus bisa dijerat dengan tindak pidana korupsi karena jelas terindikasi adanya kerugian negara di situ akibat suatu kegiatan penguasaan ilegal kawasan karena aset negara berupa kawasan hutan telah kuasai sepihak atau ilegal oleh oknum pelaku tanpa diakui oleh Negara terhadap status dan keberadaanya,” ujar M Hijratul Akbar kepada KontrasBima di Dompu, Rabu (27/12/2017).
Menurut Hijratul orang-orang yang menyuruh melakukan kejahatan atau otak perambahan hutan dan pembalakan liar, pendudukan kawasan atau penguasaan kawasan hutan semestinya dapat dijerat.
Dikatakannya, potensi yang dimiliki Kabupaten Dompu seperti kekayaaan ka…

Tim Gabungan Cipkon juga “Garuk" Dua Pria dari Kafe di Dompu

Dompu, KontrasBima— Tim gabungan Cipta Kondisi (Cipkon) yang terdiri dari TNI, Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja menjaring tiga wanita dari tempat hiburan di Kabupaten Dompu, Jumat (30/12/2017) malam. Selain itu, tim juga mengamankan dua pria teler bersama pasangannya yang diduga menggunakan Narkoba dari room AYK di Dompu.
Saat diamankan pria teler tersebut menolak menjalani tes urine. Namun setelah tim menyampaikan penjelasan, oknum pria itu bersedia dites urine di lokasi razia. Operasi Cipkon yang digelar oleh Kepolisian Resor Dompu bersama aparat Kodim 1614/  Dompu, Brimob dan aparat Satuan Pol PP Kabupaten Dompu merupakan bagian mengamankan kondisi daerah menjelang perayaan tahun baru 2018. Tim juga terdiri dari anggota Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA), Satuan Intelkam, Dalmas dan Satuan Reserse Kriminal Polres Dompu.
Pantauan langsung KontrasBima, dua wanita diamankan dari Kafe Karoke TS yang berlokasi tak jauh dari Puskesmas Kota, Kelurahan Kota Baru Kabupaten Dompu. Semen…

Tiga Wanita Cantik Dijaring dari Kafe di Dompu

Dompu, KontrasBima— Tim operasi gabungan Cipta Kondisi (Cipkon) Kabupaten Dompu yang dipimpin Kabag Ops Polres Dompu Kompol Muhammad Yanis, SIK, MH mengamankan sedikitnya tiga wanita yang terindikasi positif menggunakan Narkoba saat menyisir sejumlah kafe di wilayah Dompu, Jumat (29/12/2017) malam.
Tiga wanita yang terindikasi positif menggunakan Narkoba yaitu S (26 tahun) asal Kelurahan Kandai Dua Kecamatan Woja Kabupaten Dompu yang diamankan dari kafe ADK di Lingkungan Kota Baru.
Dua wanita lain diamankan dari kafe di Kelurahan Karijawa Kabupaten Dompu. Ketiga wanita tersebut digiring ke Mapolres Dompu karena berdasarkan hasil pemeriksaan urine terindikasi positif menggunakan Narkoba.
“Setelah tim kami melakukan beberapa pemeriksaan di beberapa tempat hiburan, limadi antaranya positif menggunakan Narkoba. Dua di antaranya laki-laki, dan tigaperempuan. Selanjutnya ketiga orang tersebut kami bawa ke Polres untuk ditindak lanjuti,” kata Kompol Muhammad Yanis dikutip dari laman Tibrata New…

Apa Kabar Kasus K2 Dompu? Kapan Mau Dituntaskan?

Dompu, KontrasBima— Penyelesaian kasus dugaan korupsi pada sistem rekruitmen CPNS kategori dua (K2) Kabupaten Dompu hingga kini belum ada progres signifikan. Kasus yang sudsah empat tahun bergulir itu masih menjadi teka-teki banyak pihak terutama Komunitas K2 Asli 2015 Kabupaten Dompu.
Mereka  terus mendesak Kepolisian Daerah (Polda) NTB dan aparat terkait segera menuntaskan kasus itu. Komunitas K2 Asli 2015 Kabupaten Dompu mengungkapkan kekecewaan terhadap lambannya proses P21 terhadap empat orang yang telah ditetapkan tersengka dalam kasus tersebut.
Koordinator Komunitas K2 Asli Kabupaten Dompu, Syamsuddin Some SE mendesak aparat penegak hukum serius menggenjot penyelesaian kasus K2 Kabupaten Dompu.
“Di dalam undang-undang sudah dikatakan bahwa kasus korupsi adalah kejahatan yang luar biasa. Namun hal ini terkesan tidak diterapkan oleh hukum,”  katanya di Dompu. Menurut Some, tersangka terkait kasus CPNS K2 berjumlah empat orang. Hanya saja yang jadi pertanyaan ke mana berkas tersangka…

Guru Pembina Berprestasi di MTsN Bolo akan di Ganjar Bonus

Bima, KontrasBima— MTsN Bolo Kabupaten Bima punya kiat tersendiri dalam mengapresiasi raihan prestasi. Salah satunya yaitu menyiapkan bonus berupa uang bagi para guru pembina siswa yang mempersembahkan prestasi, baik di bidang akademik maupun ekstrakurikuler.

“Kita sudah komitmen bersama kalau ada siswa yang masuk nominasi walaupun tidak di kirim ke provinsi dan nasional, bapak dan Ibu guru pembinanya akan kita berikan bonus,” kata Kepala MTsN Bolo, Bahtiar S. Pd kepada KontrasBima di MTsN Bolo, Kamis (30/11/2017).

Jadi sekarang, lanjut Bahtiar para guru pembina dituntut untuk memberikan pembinaan pada siswa secara maksimal. Terutama pada lomba-lomba penting seperti, Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Ajang Kompetisi Olahraga Sains Madrasah (Aksioma).

“Apa pun prestasi pada setiap mata lomba yang diikuti siswa madrasah. Kita akan apresiasi guru pembinanya,” katanya


Bahtiar menambahkan sejumlah prestasi gemilang yang pernah diukir madrasah di antaranya, mengikuti lomba tenis meja dan tila…

MTsN Bolo Targetkan Juara Lomba Sains HAB Ke-72

Bima, KontrasBima— Madrasah Tsanawiah Negeri (MTsN) Bolo Kabupaten Bima menargetkan hasil terbaik untuk mata lomba sains pada peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia ke-72 tahun 2018 yang akan dilaksanakan mulai tanggal 3 Januari mendatang.

“Insya Allah kita targetkan untuk para siswa agar bisa menjadi juara pada lomba sains HAB tingkat Kabupaten Bima. Kali ini kita optimis,” kata Kepala MTsN Bolo, Bahtiar, S. Pd kepada KontrasBima di MTsN Bolo, Kamis (30/11/2017).

Bahtiar menjelaskan, pelaksanaan rangkaian kegiatan tahunan Kemenag itu akan dipusatkan di dua tempat. Yakni, di kantor Kemenag Kabupaten Bima untuk kegiatan guru dan MTsN Sape bagi para siswa. Saat ini para guru dan siswa madrasah setempat telah disiapkan sebagai delegasi.
“Tidak cuma berpartisipasi, kita harus punya target. Insya Allah guru dan siswa sudah kita siapkan,” ujarnya.

Ia menuturkan, pada pelaksanaan HAB tahun 2017, guru MTsN Bolo menjadi yang terbaik pada mata lomba olahrag…

Nekat, Kios di Ambalawi Jual “Jajakan” Obat Keras

Kota Bima, KontrasBima— Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Ambalawi dipimpin langsung Kapolsek setempat, IPTU Hasnun menyita 27 papan obat keras jenis Trihexyphenidyl dari kios milik NR (21 tahun) di Desa Nipa Kecamatan Ambalawi Kabupaten Bima, Rabu (29/11/2017) pagi.
Selain kios milik NR, aparat Polsek Ambalawi menyisir sejumlah toko dan kios lain. Namun hasilnya tak ditemukan minuman keras maupun obat keras sejenis tramadol. Saat razia NR dan barang bukti langsung digiring ke Mapolsek Ambalawi.
Tak hanya membidik obat keras, Miras maupun Narkoba, razia aparat Polsek Ambalawi juga sekaligus menyuluh masyarakat agar menghindari dan tidak menjual obat dan minuman haram itu. (TN)

Dukungan Terhadap Tiga Pasangan Bakal Calon Wali Kota Bima Lampui Syarat

Kota Bima, KontrasBima— Tiga pasangan bakal calon Wali Kota Bima dan Wakil Wali Kota Bima yang memilih jalur independen telah memenuhi syarat dukungan minimal yang telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bima yakni sebanyak 10.435.
Komisioner KPU Kota Bima, Agusalim S.Ag tiga pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima yakni Subhan HM Nur SH-Wahyudin, pasangan Drs H Sudirman Ismail, M.Si dan Syaifuddin serta pasangan La Tofi dan Drs Usman Ak telah memenuhi syarat minimal yang ditetapkan KPU setempat.
Awalnya saat menyampaikan syarat dukungan, Minggu (26/11/2017) lalu, pasangan Subhan HM Nur SH-Wahyudin melampirkan syarat dukungan di bawah ketentuan minimal yang ditetapkan KPU. Namun kemudian dilengkapi pada Selasa (28/11/2017) yakni 11.205. tetapi setelah pengecekan KPU hanya 11.107.
Sementara itu, pasangan Drs H Sudirman Ismail, M.Si-Syaifudin menyerahkan berkas 13.076 dukungan. Namun setelah diverifikasi hanya 12.277.  pasangan ketiga yang menyerahkan berkas dukun…

Stok Beras 10.000 Ton, Diskoperindag Jamin Stok dan Harga Sembako Aman

Kota Bima, KontrasBima— Dinas Koperasi Perdagangan dan Perindustrian (Diskoperindag) Kota Bima menjamin stok dan harga kebutuhan pokok tetap stabil meskipun menjelang akhir tahun.
“Kita sudah Rakor di Jakarta dan di provinsi. Bagaimana upaya kita menjaga harga tetap stabil. Alhamdulillah saat ini masih aman,” kata Kepala Diskoperindag Kota Bima, Nurjanah kepada KontrasBima di Diskoperindag Kota Bima, Kamis (23/11/2017) lalu.
Nurjanah mengatakan menjelang akhir tahun, pihaknya akan terus memantau ketersediaan dan harga sembilan bahan kebutuhan pokok (sembako) di sejumlah pasar di Kota Bima. Hasil pemantauan secara intens dilaporkan pada Kementerian Perdagangan dan Dinas Perdagangan Provinsi NTB.
“Tetap setiap hari kita pantau di pasar. Hari ini harganya sekian dan seterusnya. Persediaan kita aman dan harga masih bisa kita tolerir,” ujarnya.
Nurjanah menjelaskan saat ini stok beras di pasar Kota Bima sekitar 10 ribu ton. Kemudian persediaan dari Badan Usaha Logistik (Bulog) sekitar 99 ribu …

Perbub Dana Desa Tahun 2018 Ditargetkan Rampung Januari

Bima, KontrasBima— Peraturan bupati (Perbub) mengenai prioritas dana desa tahun 2018 masih dalam tahap perancangan. Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMDes) menargetkan regulasi itu akan terbit pada Januari 2018 mendatang.
“Perbub belum selesai karena masih kita rancang. Insya Allah paling lambat Januari 2018,” kata Kepala Bidang Pemerintahan Desa DPMDes Kabupaten Bima, Faisal kepada KontrasBima di DPMDes Kabupaten Bima, Kamis (23/11/2017) lalu.
Faisal menuturkan, pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan telah menginstruksikan daerah untuk segera membuat regulasi tentang prioritas penggunaan dana desa tahun 2018 yang merujuk peraturan Menteri Desa PDT dan Transmigrasi.
Menurutnya, secara umum prioritas penggunaan dana desa tahun 2018 masih didominasi bidang pembangunan dan pemberdayaan.
“Kita sedang mengkaji dan menerjemahkan ketentuan kementerian. Penekanannya masih di bidang pembangunan dan pemberdayaan,” katanya. (ID)

Fasilitas Penampung Sampah untuk Woha dan Bolo akan Ditambah

Bima, KontrasBima— Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bima pada tahun 2018 berencana menambah fasilitas penampung sampah untuk Kecamatan Woha dan Bolo karena meningkatnya jumlah produksi sampah di dua wilayah itu.
“Anggaran kita tahun depan pada bidang persampahan meningkat. Kita akan tambah fasilitas untuk Woha dan Bolo,” kata Kepala DLH Kabupaten Bima, H. Moh. Mawardi kepada KontrasBima di DLH Kabupaten Bima, Senin (27/11/2017) lalu.
Ia menjelaskan bantuan fasilitas berupa pengadaan dua unit truk sampah dan satu kendaraan alat berat dari APBD Kabupaten Bima tahun 2018. Menurutnya, Kecamatan Bolo dan Woha merupakan wilayah darurat sampah.
Ia menambahkan, secara umum program pada tahun 2018 tidak jauh berbeda dengan program tahun 2017. Namun, penanganan sampah akan menjadi fokus DLH.
“Dua kecamatan itu sudah sangat mendesak. Secara umum program masih sama seperti tahun ini. Tahun depan kita usulkan Rp4 miliar. Tapi banyak untuk persampahan,” katanya. (ID)


Bidik “Garong” Lobster di Teluk Cempi, BKIPM Bima Bentuk Satgas

Bima, KontrasBima— Ini sinyal peringatan bagi masyarakat atau kelompok yang doyan merusak dan merampok potensi kelautan khususnya lobster, kepiting dan rajungan. Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Bima telah membentuk tim satuan tugas penegakan hukum yang akan menangani setiap tindak pidana kelautan dan perikanan khususnya Teluk Cempi.
Tim Satgas penegakan hukum akan menangani setiap pelanggaran Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) Nomor 56 Tahun 2016 Tentang Larangan Penangkapan dan atau Pengeluaran Lobster (Panulirusspp.), Kepiting (Scylla spp.), dan Rajungan (Portunusspp.) dari Wilayah Negara Republik Indonesia.
Sesuai regulasi tersebut dinyatakan bahwa lobster, kepiting dan rajungan yang tidak sesuai ukuran sebagaimana peraturan tersebut di atas dilarang ditangkap dan atau dikeluarkan dari wilayah Negara Republik Indonesia.
Tim Satgas yang dibentuk BKIPM BIMA melibatkan beberapa instansi terkait yaitu Dinas Kelautan dan Perika…

Karirpad, Job Portal Karya Anak Bangsa yang Mengurangi Angka Pengangguran di Indonesia

Jakarta, KontrasBima— Tua di jalan. Bagi para pekerja di kota-kota besar di Indonesia, menghabiskan waktu berjam-jam di jalan setiap hari untuk berangkat dan pulang kerja sudah menjadi hal yang biasa. 
Istilah “tua di jalan” sudahbukanhanyamilikparapekerja di Jakarta yang memang saat ini menempati peringkat ke-7 sebagai kota termacet di dunia berdasarkan riset terbaru Numbeo. 
Jika dalam sehari, seorang pekerja menghabiskan waktu rata-rata 3 jam untuk perjalanan berangkat dan pulang kerja, maka jika dalam sebulan ada 22 hari kerja, setiap bulannya pekerja tersebut menghabiskan waktu 66 jam di jalan, atau setara dengan 19 hari dalam setahun. Hal inilah yang menjadi salah satu perhatian Karirpad dalam mengembangkan versi terbaru yang baru saja dirilis.
Menuju 1 juta pencari kerja terdaftar. Memasuki usia yang ketiga, saat ini sudah hampir 1 juta pencari kerja yang bergabung dengan Karirpad dalam menemukan pekerjaan terbaik. Untuk semakin berperan dalam mengurangi angka pengangguran di Indo…

Terdesak Biaya Hidup, GTT di Dompu Ngadu ke Legislatif

Dompu, KontrasBima— Puluhan  Guru Tidak Tetap (GTT) di Kabupaten  Dompu mendatangi Sekretariat DPRD Kabupaten Dompu, Rabu (29/11/2017). Sejumlah aspirasi mereka yang telah lama membuncah diluapkan di depan legislator.
Salah satu tuntutan utama mereka mendesak legislatif agar membantu memperjuangkan nasib mereka yang masih belum jelas, terutama soal kesejahteraan.
Perwakilan Forum GTT Dompu, Endang Sukanti mengungkapkan, selama ini dia dan puluhan GTT lain terkesan dianaktirikan pemerintah daerah. Padahal sudah lama mengabdi untuk pendidikan di Kabupaten Dompu.
Menurutnya, sebagai pengabdi dalam  dunia pendidikan tentu membutuhkan biaya hidup untuk keluarga. “Jadi tentu kesejateraan adalah kebutuhan utama untuk memenuhi semua kebutuhan keluarga,” katanya saat mengadu di depan anggota DPRD Kabupaten Dompu. Endang berharap Pemkab Dompu memerhatikan nasib seluruh GTT misalnya dengan mengangkat sebagai tenaga honorer atau Pegawai Negeri Sipil. Sebab sudah lebih dari 12 tahun mengabdi untuk pen…

Sudah Saatnya MUI Kota Bima Diberikan Kewenangan soal Label Halal

Kota Bima, KontrasBima— Hingga kini Majelis Ulama Indonesia (MUI) setingkat kota dan kabupaten seperti Kota Bima belum diberikan kewenangan untul labelisasi produk halal. Padahal banyak produk dan layanan yang berhubungan dengan umat belum memiliki label.
“Itu sudah kita usulkan (label halal) harus turunkan per kecamatan. Kesulitan BPOM itu tidak ada di sini,” ujar Ketua MUI Kota Bima, TGH M Saleh Ismail di Sekretariat MUI Kota Bima, Selasa (28/11/2017).
Menurutnya, kewenangan bagi MUI Kota Bima untuk mengeluarkan label halal sangat penting mengingat banyak produk dan usaha di Kota Bima yang belum memiliki label.
“Sekarang banyak sekali yang belum berlebel halal. Baru beberapa pengusaha kue dan air minum. Maunya saya sekarang sudah ada BPD Syariah. Artinya BPD itu sudah ada yang syariah di setiap daerah. Saya minta bagaimana hotel syariah, itu baru Islam kaffah, restoran dan permandian syariah. Itu dipisahkan antar perempuan dan laki itu,” katanya.

Seperti diketahui, kewenangan untuk labe…

MUI: yang Memberi dan Terima Uang saat Kampanye sama-sama Dosa, ini Azabnya

Kota Bima,KontrasBima— Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bima mengajak masyarakat Kota Bima agar tidak menerima uang dari calon kepala daerah, calon wakil kepala daerah maupun dari calon legislator saat masa kampanye.
Ketua MUI Kota Bima, TGH M Saleh Ismail mengatakan, calon kepala daerah, calon wakil kepala daerah maupun calon legislator memberi uang dan masyarakat yang menerima pemberian dari kontestan Pemilu sama-sama berdosa. Karena pemberian selama menjelang dan ketika masa kampanye sama saja dengan praktik suap menyuap.
Dalam Islam ketentuan itu sudah sangat jelas bahwa suap menyuap dilarang (haram) dan dikategorikan perbuatan dosa.
Menurut TGH M Saleh Ismail, praktik pemberian uang dan kondisi masyarakat yang senang menerima uang pemberian dari para calon kepala daerah dan legislator hanya akan menghadirkan pemimpin yang bermental korupsi. Karena sudah pasti jika terpilih akan memikirkan cara mengembalikan biaya (cost politisc) yang dikeluarkan selama menjelang dan ketika masa ka…

Warga Manggenae Dompu Desak BPMPD Gelar Ulang Pilkades

Dompu, KontrasBima—Puluhan warga Desa Manggenae menggelar aksi unjuk rasa di BPMPD dan Sekretariat DPRD Kabupaten Dompu, Selasa (28/11/2017) pagi. Mereka mendesak pemerintah menggelar ulang pemilihan kepala desa (Pilkades) di desa setempat. Menurut massa,  Pilkades di desa mereka yang dilaksanakan secara serentak bersama sejumlah desa lain cacat hukum.
Koordinator massa, Alan Wahyu mengatakan, proses pemilihan kepala desa serentak yang yang dilaksanakan pada Kamis (23/11/2017) lalu termasuk di di Desa Manggenae merupakan representasi dari proses demokrasi yang dituangkan melalui pesta demokrasi.  Proses itu diharapkan  bernilai edukasi tentang berdemokrasi yang baik dan benar.
Namun yang terjadi mulai dari persiapan pemungutan serta penghitungan suara, justru ditemukan banyak sekali dugaan penyimpangan yang terjadi akibat kelalaian panitia yang di perkuat indikasi pemalsuan data Daftar Pemili Teta (DPT)hingga  penggelembungan suara.
Dikatakannya, mengacu  dari berbagai rangkaian  itu sel…

FUI Bima Serukan Umat Jauhi Riba dan Maksiat

Kota Bima, KontrasBima— Ketua Forum Umat Islam (FUI) Bima, Ustad Asikin menyerukan umat Islam agar menjauhi riba dan maksiat terutama menjelang pergantian tahun aktivitas maksiat marak terjadi di Bima yang bisa memicu kemurkaan Allah sehingga menurunkan azab atau bencana.
“Kami tidak henti mengimbau kepada umat kepada komponen untuk mendekatkan diri kepada Allah untuk menghindarkan dari bencana dan musibah. Karena bencana itu tidak datang kecuali karena banyaknya maksiat yang dilakukan manusia,” kata Ustad Asikin  ketika dihubungi KontrasBima, Senin (27/11/2017).
Sesuai sabda Rasulullah, bancana dan musibah hadir karena banyaknya maksiat yang dilakukan manusia. Selain itu karena riba sudah merajalela secara terang-terangan dilakukan manusia.
“Terutama kata Rasulullah, maksiat. Kalau sudah maksiat dan riba sudah merajalela secara terang-terangan dilakukan manusia, itu berarti kaum itu telah menghalalkan azab Allah semata-mata,” ujar Ustad Asikin.
Ustad Asikin melihat transaksi riba di Bima…

Tahun 2018, Pemkot Bima Usulkan Tiga Perda Baru

Kota Bima, KontrasBima— Pemerintah Kota Bima menyiapkan sembilan instrumen rancangan peraturan daerah (Perda) yang akan diusulkan masuk dalam program legislasi daerah (prolegda) tahun 2018. Selain Perda rutin, tiga di antaranya merupakan produk hukum baru.
“Kita tahun depan kita rencanakan sembilan. Ada tiga yang baru. Itu sudah diusulkan pak wali kota melalui surat pada dewan tanggal 23 Oktober lalu,” kata Kepala Bagian Hukum Setda Kota Bima, Abdul Wahab, SH, kepada KontrasBima, Jumat (24/11/2017).
Wahab menjelaskan tiga perda baru yang diusulkan yaitu, Perda tentang ketenagakerjaan, penyelenggaraan parkir dan penyelenggaraan perpustakaan. Sementara enam Perda rutin di antaranya, Perda laporan pertanggungjawaban pelaksanaan perubahan anggaran tahun 2017 dan Perda perubahan APBD tahun 2018.

“Untuk perda baru, detailnya pada dinas teknis terkait. Tinggal tahun depan kita tunggu agenda pembahasannya dari dewan,” katanya. (ID)