Antisipasi Potensi Penyebaran Virus Corona, Pemkab Bima Telah Bentuk Tim Terpadu

Iklan

.

Antisipasi Potensi Penyebaran Virus Corona, Pemkab Bima Telah Bentuk Tim Terpadu

Selasa, 18 Februari 2020
Kabag Kesra Setda Kabupaten Bima, Drs H Zainuddin MM dan Kabid P2P Dikes Kabupaten Bima, H Rifai M.Ap. Kolase Berita11.com.


Bima, Berita11.com— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima langsung merespon surat Gubernur NTB yang meminta pembentukan tim penanganan virus corona. Pemkab telah membentuk tim dan menunjuk Dinas Kesehatan (Dikes) sebagai posko penanganan awal virus corona.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dikes Kabupaten Bima H Rifai M. Ap, mengatakan, Dikes telah melaksanakan rapat bersama KKP, Kantor Kesehatan Bandara dan Laut Bima, RSUD Bima, BPBD, Dinas Sosial, Puskesmas Palibelo, Unit Penyelenggara Bandara Sultan M Salahuddin Bima, Bagian Kesra Setda Kabupaten Bima, serta Kantor Imigrasi Kelas III Bima.

“Kami melaksanakan rapat membentuk tim. Untuk posko penangannya di Dikes Kabupaten Bima. Kami memberikan nomor HP posko penanganan. Sebagai tinkdalanjut juga, Bupati Bima telah mengeluarkan Surat Edaran yang masih berbentuk konsep,” kata H Rifai, kemarin.

Dijelaskannya, surat edaran Bupati Bima berisi imbauan terhadap pemerintah kecamatan dan desa serta masyarakat, sebagai upaya mengantisipasi potensi penyebaran virus corona.

Menurut H Rifai, Pemerintah Kabupaten Bima tidak melakukan tindakan perawatan jiak ada ada pasien suspect maupun positif terjangkit virus corona. Karena sesuai SOP, pasien harus dirujuk ke rumah sakit yang telah ditunjuk oleh Pemrov NTB yang memiliki fasilitas ruang isolasi. Yaitu RSUP NTB di Mataram dan Rumah Sakit Manambai di Sumbawa Besar. Sehingga Pemkab Bima tidak perlu menyiapkan banyak tenaga medis khusus seperti dokter spesialis.

“Karena virus corona ini juga belum terdapat vaksin anti corona, sehingga sesuai SOP dirujuk ke dua rumah sakit, Manambai Sumbawa dan RSUP di Mataram,” ujarnya.

Meskipun tidak ada tenaga dokter spesialis yang disiapkan, H Rifai memastikan di Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima terdapat petugas perawat dari Kantor Kesehatan Bandara dan Laut Bima yang siaga bertugas bila ada pasien dari penumpang pesawat yang mengalami masalah kesehatan.

Pada kesempatan yang sama, Kabag Kesra Setda Kabupaten Bima, Drs H Zainuddin MM mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti surat Gubernur NTB berkaitan antisipasi penyebaran virus corona.

“Bupati Bima telah mengeluarkan surat edaran kepada Camat dan Puskesmas untuk menindaklanjuti surat Gubernur NTB. surat itu sebagai bentuk sosialisasi antisipasi virus corona dan pemerintah daerah sudah menyiapkan posko di tingkat Kabupaten Bima. Dikes ditunjuk sebagai posko antisipasi virus tersebut,” ujar mantan Kabag SDA Setda Kabupaten Bima ini. [US/CR-AD]