Pemuda dan Emak-emak di Talabiu Tambatkan Harapan pada Paket IMAN

Iklan

.

Pemuda dan Emak-emak di Talabiu Tambatkan Harapan pada Paket IMAN

Sabtu, 22 Februari 2020
Lebe Nae Masjid Besar Talabiu Kecamatan Woha Menyambut Jabat Tangan dr H Ifran Zubaidi.


Bima, Berita11.com— Sejumlah pemuda dan emak-emak di Desa Talabiu Kecamatan Woha, Kabupaten Bima berbondong-bondong menghadiri acara silaturahim paket dr H Irfan Zubaidi dan H Herman Alfa Edison (IMAN) di desa setempat, Jumat (21/2/2020).

Para pemuda, emak-emak hingga pemuka dan tokoh agama menambatkan harapan pada paket ini. salah satu pokok pembicaraan yang dibahas pada acara silaturahim yaitu tentang garam dan pupuk yang telah lama menjadi masalah bagi masyarakat Bima, khsususnya petani di desa setempat.

Salah satu pertanyaan pemuda Desa Talabiu yaitu tentang upaya yang akan dilakukan paket IMAN dalam menyelesaikan persoalan hal tersebut.



Menjawab pertanyaan warga Talabiu, dr Irfan Zubaidi menyatakan salah satu program yang akan dilaksanakan yaitu Selasa Menyapa. “Di situ saya dr Irfan Zubaidi bersama H Herman Alfa Edison berkantor di desa-desa dan di kampung-kampung untuk tidur dan makan seharian bersama pemuda-pemuda dan masyarakat pada umumnya. Berkumpul untuk dapat menyelesaikan persoalan yang ada di masyarakat,” katanya.

Dikatakannya, pada momen Selasa Menyapa, pihaknya akan berdiskusi dan berdialog dengan para pemuda untuk membuat dan menyepati langkah-langkah yang tepat terhadap garam dan pupuk yang menjadi permasalahan setiap tahun, yang tidak kunjung diselesaikan hingga kini.

“Insya Allah dengan duduk bersama, masalah akan dapat diselesaikan terkait dengan persoalan garam dan pupuk langka, pasti. Yakni mengurangi biaya produksi dan mengefesiensikan distribusi terhadapat hasil taninya pemuda-pemuda dan masyarakat pada umumnya,” katanya.

Menurutnya, paket IMAN akan bersama para pemuda-pemuda, emak-emak dan seluruh lapisan tokoh masyarakat Desa Talabiu. “Kami bantu, karena sesungguhnya jabatan bukanlah semata-mata kekuasaan, melainkan pelayan masyarakat,” katanya. [AN/Inforial]