Antisipasi Penyebaran Covid-19, KPU Kabupaten Bima Tunda Pelantikan PPS dan Tiga Tahapan

Iklan

.

Antisipasi Penyebaran Covid-19, KPU Kabupaten Bima Tunda Pelantikan PPS dan Tiga Tahapan

Minggu, 22 Maret 2020
Suasana di Sekretariat KPU Kabupaten Bima di Panda Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima saat Seleksi PPS, Belum Lama ini. Foto Berita11.com.


Bima, Berita11.com  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bima memutuskan menunda agenda tahapan pelantikan 573 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk 191 dari 18 Kecamatan di Kabupaten Bima yang dijadwalkan dilantik serentak hari ini, Minggu (22/3/2020).

Ketua KPU Kabupaten Bima Imran menjelaskan, penundaan agenda pelantikan anggota PPS terpaksa dilakukan kendati semua persiapan sudah rampung. Hal ini sebagai upaya pencegahan penyebaran serta mengurangi resiko penularan virus Corona (Covid-19) yang semakin menguatirkan dan telah ditetapkan sebagai pandemi oleh WHO.

Penundaan ini terangnya, mengacu pada Keputusan KPU RI Nomor 179 Tahun 2020 dan SE KPU RI Nomor 8 Tahun 2020 tertanggal 22 Maret 2020 tentang Penundaan Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2020 dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19.
Selain agenda pelantikan PPS, lanjutnya, tahapan lain yang juga ditunda berdasarkan Keputusan dan SE KPU RI tersebut yakni tahapan verifikasi syarat dukungan calon perseorangan, pembentukan PPDP dan pelaksanakan coklit serta pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih.

“Terkait dengan keputusan penundaan ini, kami sudah berkoordinasi dengan Bawaslu Kabupaten Bima dan pihak-pihak terkait. Perlu diketahui bahwa penundaan ini bukan hanya terjadi di Kabupaten Bima melainkan semua daerah yang melaksanakan pemilihan,” jelas Imran.

Jika mencermati tahapan yang ditunda sambungnya, diperkirakan penundaan akan berlangsung hingga Mei 2020 mendatang. Untuk memastikan hal ini, KPU Kabupaten Bima akan menunggu aturan dan instruksi lebih lanjut dari KPU Provinsi NTB dan KPU RI.

“Pada prinsipnya, kami di daerah hanya melaksanakan apa yang sudah diputuskan KPU RI. Apabila ada perubahan atau informasi lebih lanjut tentu akan kami sampaikan kembali kepada semua pihak di Kabupaten Bima,” isyaratnya.

Imran mengingatkan kepada seluruh jajaran KPU Kabupaten Bima, di lingkup sekretariat, PPK dan sekretariat dan PPS 191 desa untuk tetap mengindahkan protokoler pencegahan penularan Covid-19 yang disampaikan pemerintah.

“Untuk sementara hindari berkumpul ramai-ramai (social distancing), bepergian ke luar daerah atau luar negeri, kontak dan bersentuhan langsung, jaga jarak aman sekitar satu meter, gunakan masker serta cuci tangan sebelum dan sesudah aktivitas menggunakan sabun, cairan pembersih atau hand sanitizer,” imbaunya. [B-11]