Ikhtiar Tiada Henti Gubernur Zul untuk Masyarakat NTB

Iklan

.

Ikhtiar Tiada Henti Gubernur Zul untuk Masyarakat NTB

Rabu, 04 Maret 2020
Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah Foto Bersama Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan.


Mataram, Berita11.com— Membangun NTB butuh keluwesan dan kerendahan hati untuk merawat persahabatan, menguatkan silaturahim dan sinergi membangun Indonesia. Gaya kepemimpinan ini menjadi ciri khas yang ditunjukan oleh Bang Zul, sapaan akrab Gubernur NTB, setahun lebih memimpin NTB.

Sehari yang berlalu, baru saja Gubernur NTB dianugerahi award oleh Menteri Dalam Negeri RI. Karena kedekatan persahabatan sejak lama, agenda lain pun diikuti oleh Mendagri atas ajakan langsung Bang Zul. Mendagri pun memberikan support dan spirit bagi warga NTB untuk selalu memajukan NTB dan mengajak berkunjung ke NTB yang indah, nyaman dan menyenangkan.


“Semoga kehadiran 6000 Pol PP berulang tahun nasional di NTB dapat menjadi tambahan pemasukan pendapatan daerah dan kemajuan pariwisata di NTB,” begitu Mendagri menjelaskan dalam sambutannya.

2 Hari Bersama 4 Menteri

Pada Rabu 4 Maret 2020, Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah M.Sc hadir di Jakarta. Di Bappenas Bang Zul bertemu langsung dengan Menteri PPN/Kepala Bappenas RI. Menteri kelahiran NTB ini pun tidak kalah hebatnya. Memberikan perhatian khusus pada program pengembangan pariwisata, industrialisasi dan zero waste setelah sebelumnya Gubernur NTB memberikan paparan lugas dan lengkap program-program unggulan tersebut.

Sore harinya, Gubernur NTB tidak menyia-nyiakan waktunya berada di Jakarta. Langsung bertemu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.


“Kami membicarakan tentang penyelesaian pembangunan sekolah-sekolah di NTB yg belum selesai akibat gempa, Revitalisasi SMK, Upgrading Guru ke Industri, Sekolah Penggerak, Kampus swasta, Merdeka Belajar dll,” ungkap Bang Zul.

Berikutnya, Bang Zul bertemu Menko Maritim dan Investasi. Menteri Luhut Binsar Panjaitan berkomitmen menjadikan  Teluk Santong sebagai pelabuhan laut kelas satu. Bahkan mengusulkan Teluk Santong jadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Bagi Bang Zul, jalan panjang memang harus dimulai dari langkah pertama. Walaupun jalan itu berliku dan terkadang terjal dan mendaki. Membangun NTB butuh sinergi dan kolaborasi semua pihak.

Bang Zul  selalu menegaskan itu kepada para kepala OPD-OPD yang dipimpinnya agar 
selalu memberikan pelayanan dan perhatian terbaik dalam membangun jaringan dan silaturahim dengan pemerintah pusat, termasuk pemerintah kabupaten dan kota. [B-24/*]