Langsung ke konten utama

Proses Pembuatan Rumit, Separuh Warga di Rasabou Ogah Urus Akta Kelahiran

Ilustrasi

Bima, KontrasBima— Kepemilikan akta kelahiran usia 0-18 di Desa Rasabau Kecamatan Bolo Kabupaten Bima masih jauh dari SPM bidang kependudukan. Pemerintah desa setempat menyebut sekitar 50 persen anak belum memiliki dokumen tersebut.

“Jumlah penduduk kita 4 ribu lebih. Sekitar 50 persen anak belum punya akta kelahiran. Hal itu jauh dari SPM yang ditetapkan oleh pemerintah pusat,” kata Kepala Desa Rasabou, Julkisman kepada KontrasBima di kantor Desa Rasabou, Senin (27/11/2017).

Julkisman menjelaskan minimnya jumlah kepemilikan akta kelahiran anak di desa disebabkan oleh beberapa hal. Namun alasan utama yaitu masalah biaya dan lamanya proses penerbitan. Sehingga masyarakat ogah mengurus akta kelahiran di kantor pelayanan pemerintah.

“Mereka mikir uang transport pergi dan pulangnya. Kemudian harus tunggu lama. Jadi mereka malas kalau pergi urus,” katanya.

Selain itu, menurut dia penyebab lainnya adalah kurang kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya kepemilikan  akta kelahiran. Untuk itu, perlu ada motivasi pribadi tiap masyarakat agar bisa mengurusnya.

Ia menambahkan secara umum kepemilikan administrasi kependudukan seperti KTP dan KK telah mencapai 90 persen. Data tersebut telah diolah melalui sistim informasi desa (SID) yang dimanfaatkan sesuai kebutuhan.

“KTP dan KK tidak ada masalah. Setiap hari kita perbarui datanya. Kemarin juga sempat ada pelayanan oleh dinas teknis. Tapi sayangnya antusias masyarakat kurang,” katanya. (ID)



Postingan populer dari blog ini

Gedung Kesenian Kota Bima akan Diresmikan 2 Mei 2018

Kota Bima, KontrasBima— Meski sempat mangkrak selama 12 tahun, proyek pembangunan gedung kesenian di Kelurahan Rabangodu Selatan Kecamatan Raba Kota Bima saat ini sedang dirampungkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bima. Rencananya, bangunan itu akan diresmikan pada 2 Mei tahun 2018 bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional mendatang.
“Ini proyek sudah lama mangkrak dari tahun 2005. Insya Allah, kita rencanakan peresmiannya 2 Mei pas Hari Pendidikan Nasional,” kata Kepala Dinas Dikbud Kota Bima, Drs. Alwi Yasin, M. AP kepada KontrasBima di lokasi proyek, Senin (27/11/2017).
Alwi menjelaskan anggaran pembangunan lanjutan gedung sebesar Rp5 miliar bersumber dari APBD Kota Bima tahun 2017. Anggaran itu digunakan untuk penataan bagian atap, dinding dan lantai bangunan. Sementara untuk tahap penyelesaian, pihaknya telah mengusulkan Rp2 miliar pada APBD tahun 2018.
“Sisanya tinggal finishing. Untuk dekorasi seperti, plafon, instalasi listrik, kursi, pengeras suara, AC, lampu, pagar, taman…

Perbub Dana Desa Tahun 2018 Ditargetkan Rampung Januari

Bima, KontrasBima— Peraturan bupati (Perbub) mengenai prioritas dana desa tahun 2018 masih dalam tahap perancangan. Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMDes) menargetkan regulasi itu akan terbit pada Januari 2018 mendatang.
“Perbub belum selesai karena masih kita rancang. Insya Allah paling lambat Januari 2018,” kata Kepala Bidang Pemerintahan Desa DPMDes Kabupaten Bima, Faisal kepada KontrasBima di DPMDes Kabupaten Bima, Kamis (23/11/2017) lalu.
Faisal menuturkan, pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan telah menginstruksikan daerah untuk segera membuat regulasi tentang prioritas penggunaan dana desa tahun 2018 yang merujuk peraturan Menteri Desa PDT dan Transmigrasi.
Menurutnya, secara umum prioritas penggunaan dana desa tahun 2018 masih didominasi bidang pembangunan dan pemberdayaan.
“Kita sedang mengkaji dan menerjemahkan ketentuan kementerian. Penekanannya masih di bidang pembangunan dan pemberdayaan,” katanya. (ID)

STKIP Taman Siswa Bima Gelar Wisuda Angkatan ke-XI, ini yang Berbeda

Bima, KontrasBima— Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Taman Siswa Bima menggelar rapat senat terbuka wisuda angkatan ke-XI tahun 2017, di Auditorium Sudirman, Sabtu (16/12/2017). Sedikitnya, jumlah peserta yang diwisuda sebanyak 450 orang dari tujuh program studi.

Sebanyak 21 orang dikukuhkan sebagai wisudan terbaik angkatan ke-XI tahun 2017 STKIP Taman Siswa yaitu Aminah Kurniati dari Prodi Pendidikan Fisika dengan indeks prestasi komulatif (IPK 3,93), Fitri Kurniati, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris (IPK 3,91), M Alimuddin, Prodi Pendidikan Sejarah (IPK 3,91), Nahrul Faidin dari Prodi Pendidikan Sejarah (IPK 3,91), Suherman, Prodi Pendidikan Sejarah (IPK 3,91), Nurmalasari dari Prodi Pendidikan Matematika (IPK 3,91), Evi Afriani dari Prodi Pendidikan Teknologi Informasi (IPK 3,85), Abdul Hafid dari Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (IPK 3,82), Dewi Ernawati dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris (IPK 3,81), Aap Kurniatun dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris (IPK 3,80)…