Langsung ke konten utama

Stok Beras 10.000 Ton, Diskoperindag Jamin Stok dan Harga Sembako Aman

Ilustrasi. Foto Tribun

Kota Bima, KontrasBima— Dinas Koperasi Perdagangan dan Perindustrian (Diskoperindag) Kota Bima menjamin stok dan harga kebutuhan pokok tetap stabil meskipun menjelang akhir tahun.

“Kita sudah Rakor di Jakarta dan di provinsi. Bagaimana upaya kita menjaga harga tetap stabil. Alhamdulillah saat ini masih aman,” kata Kepala Diskoperindag Kota Bima, Nurjanah kepada KontrasBima di Diskoperindag Kota Bima, Kamis (23/11/2017) lalu.

Nurjanah mengatakan menjelang akhir tahun, pihaknya akan terus memantau ketersediaan dan harga sembilan bahan kebutuhan pokok (sembako) di sejumlah pasar di Kota Bima. Hasil pemantauan secara intens dilaporkan pada Kementerian Perdagangan dan Dinas Perdagangan Provinsi NTB.

“Tetap setiap hari kita pantau di pasar. Hari ini harganya sekian dan seterusnya. Persediaan kita aman dan harga masih bisa kita tolerir,” ujarnya.

Nurjanah menjelaskan saat ini stok beras di pasar Kota Bima sekitar 10 ribu ton. Kemudian persediaan dari Badan Usaha Logistik (Bulog) sekitar 99 ribu ton. Menurutnya, stok tersebut cukup untuk kebutuhan masyarakat hingga April 2018.

“Stok pangan kita aman. Jadi tinggal kita awasi harganya. Namun, untuk saat ini harganya masih stabil,” tandasnya. (ID)

Postingan populer dari blog ini

Gedung Kesenian Kota Bima akan Diresmikan 2 Mei 2018

Kota Bima, KontrasBima— Meski sempat mangkrak selama 12 tahun, proyek pembangunan gedung kesenian di Kelurahan Rabangodu Selatan Kecamatan Raba Kota Bima saat ini sedang dirampungkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bima. Rencananya, bangunan itu akan diresmikan pada 2 Mei tahun 2018 bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional mendatang.
“Ini proyek sudah lama mangkrak dari tahun 2005. Insya Allah, kita rencanakan peresmiannya 2 Mei pas Hari Pendidikan Nasional,” kata Kepala Dinas Dikbud Kota Bima, Drs. Alwi Yasin, M. AP kepada KontrasBima di lokasi proyek, Senin (27/11/2017).
Alwi menjelaskan anggaran pembangunan lanjutan gedung sebesar Rp5 miliar bersumber dari APBD Kota Bima tahun 2017. Anggaran itu digunakan untuk penataan bagian atap, dinding dan lantai bangunan. Sementara untuk tahap penyelesaian, pihaknya telah mengusulkan Rp2 miliar pada APBD tahun 2018.
“Sisanya tinggal finishing. Untuk dekorasi seperti, plafon, instalasi listrik, kursi, pengeras suara, AC, lampu, pagar, taman…

Perbub Dana Desa Tahun 2018 Ditargetkan Rampung Januari

Bima, KontrasBima— Peraturan bupati (Perbub) mengenai prioritas dana desa tahun 2018 masih dalam tahap perancangan. Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMDes) menargetkan regulasi itu akan terbit pada Januari 2018 mendatang.
“Perbub belum selesai karena masih kita rancang. Insya Allah paling lambat Januari 2018,” kata Kepala Bidang Pemerintahan Desa DPMDes Kabupaten Bima, Faisal kepada KontrasBima di DPMDes Kabupaten Bima, Kamis (23/11/2017) lalu.
Faisal menuturkan, pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan telah menginstruksikan daerah untuk segera membuat regulasi tentang prioritas penggunaan dana desa tahun 2018 yang merujuk peraturan Menteri Desa PDT dan Transmigrasi.
Menurutnya, secara umum prioritas penggunaan dana desa tahun 2018 masih didominasi bidang pembangunan dan pemberdayaan.
“Kita sedang mengkaji dan menerjemahkan ketentuan kementerian. Penekanannya masih di bidang pembangunan dan pemberdayaan,” katanya. (ID)

STKIP Taman Siswa Bima Gelar Wisuda Angkatan ke-XI, ini yang Berbeda

Bima, KontrasBima— Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Taman Siswa Bima menggelar rapat senat terbuka wisuda angkatan ke-XI tahun 2017, di Auditorium Sudirman, Sabtu (16/12/2017). Sedikitnya, jumlah peserta yang diwisuda sebanyak 450 orang dari tujuh program studi.

Sebanyak 21 orang dikukuhkan sebagai wisudan terbaik angkatan ke-XI tahun 2017 STKIP Taman Siswa yaitu Aminah Kurniati dari Prodi Pendidikan Fisika dengan indeks prestasi komulatif (IPK 3,93), Fitri Kurniati, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris (IPK 3,91), M Alimuddin, Prodi Pendidikan Sejarah (IPK 3,91), Nahrul Faidin dari Prodi Pendidikan Sejarah (IPK 3,91), Suherman, Prodi Pendidikan Sejarah (IPK 3,91), Nurmalasari dari Prodi Pendidikan Matematika (IPK 3,91), Evi Afriani dari Prodi Pendidikan Teknologi Informasi (IPK 3,85), Abdul Hafid dari Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (IPK 3,82), Dewi Ernawati dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris (IPK 3,81), Aap Kurniatun dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris (IPK 3,80)…