Kader Diduga Tebar Ancaman, ini Respon Pengurus Gerindra Kabupaten Bima

Iklan

.

Kader Diduga Tebar Ancaman, ini Respon Pengurus Gerindra Kabupaten Bima

Sabtu, 14 Desember 2019
Ilustrasi.

Bima, Kiprah.Berita11.com— Sebuah video siaran langsung (live video) pada linimasa account facebook salah satu warga Bima menunjukkan legislator dari Partai Gerindra berinisial BI dan sejumlah pemuda. Video tersebut menjadi masalah, karena di dalamnya terdengar suara sang legislator yang ikut nimbrung dalam video, mengancam membunuh pimpinan Partai Gerindra Kabupaten Bima.

Video siaran langsung yang berisi ancaman tersebut direspon petinggi Partai Gerindra Kabupaten Bima.

Dalam video siaran langsung itu, sang legislator BI tampak gusar dan mengeluarkan ancaman. “Saya akan menelpon Aji Sam (Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bima, Red). Saya akan tanya langsung apakah mereka berani mati, supaya saya bunuh satu persatu agar mereka cepat mati semua,” katanya yang ditimpali pemilik akun agar tidak mengumbar emosi karena percakapannya masuk pada tayangan siaran langsung.

Kegusaran sang legislator itu diduga karena kasus dugaan korupsi yang sedang melilitnya. Kasus itu sedang ditangani penyidik Unit Tipidkor Kepolisian Resor Bima Kota. Beberapa kali, pemuda yang ikut terekam dalam video dalam durasi 53.21 menit itu, menyebut-nyebut Kasat.

Menanggapi  ancaman yang disebar dalam video tersebut, Sekretaris Patai Gerindra Kabupaten Bima, Baharudin mengisyaratkan akan melaporkan BI ke Polres Bima Kota untuk bertanggung jawab atas ucapannya.

“Saya sedang konsultasi dengan penasehat hukum partai, jika ini memenuhi unsur maka untuk meminta perlindungan dan menjaga marwah partai, kami harus melapor resmi atas ancaman tersebut,” ucapnya.

Pada Jumat, 13 Desember 2019, Baharudin dikonfirmasi menegaskan bahwa ancaman BI memenuhi unsur pidana. “Itu hasil konsultasi saya dengan penasehat hukum partai dan demi keselamatan diri dan integritas partai, maka secepatnya akan kami laporkan ancaman BI ini,” tandas mantan anggota DPRD Kabupaten Bima ini. [AD]