Tanam Kemiri dan Kayu Putih, Gubernur NTB Ajak Masyarakat Lestarikan Hutan

Iklan

.

Tanam Kemiri dan Kayu Putih, Gubernur NTB Ajak Masyarakat Lestarikan Hutan

Senin, 13 Januari 2020
Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah Menyampaikan Sambutan pada Acara Penanaman  Bibit Kemiri dan Kayu Putih di Parado Wane  Kecamatan Parado Kabupaten Bima, Sabtu (11/1/2020).  Pemprov NTB Melaksanakan NTB Hijau sebagai Salah Satu Ihtiar Menyikapi  Isu Lingkungan.

Bima, Kiprah.Berita11.com— Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr H Zulkieflimansyah bersama Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri dan sejumlah pejabat serta kelompok pemerhati lingkungan menanam bibit kemiri dan kayu puti di So Duwe Gale Desa Parado Wane Kecamatan Parado Kabupaten Bima, Sabtu (11/1/2020).

Gubernur Zul mengajak masyarakat Kabupaten Bima, khususnya Kecamatan Parado melestarikan hutan dan mendukung program pemerintah dalam merawat hutam sehingga program penghijauan berhasil.

“Penanaman pohon perlu dilakukan secara stimulasi dan bersinergi dengan program-program yang relevan dengan upaya rehabilitasi dan pelestarian alam guna mengurangi dampak pemanasan global, mencegah banjir, kekeringan dan tanah longsor serta meningkatkan konservasi sumber daya genetik lainnya,” kata Gubernur Zul.

Dikatakannya, penanaman pohon sebagai tindakan penghijauan dan reboisasi. Dengan menanam berbagai jenis pohon, masyarakat tidak lagi melakukan penebangan liar terhadap hutan yang bisa merugikan lingkungan hidup dan perekonomian.

Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri mengucapkan  terima kasih kepada Gubernur NTB karena hadir dalam acara peluncuran NTB Hijau di Desa Parado Wane  Kecamatan Parado Kabupaten Bima.

“Pemerintah Kabupaten Bima mengharapkan semoga kegiatan ini menjadi momen untuk mengajak seluruh masyarakat selalu menjaga hutan, tidak merusak hutan dan selalu menanam pohon agar lingkungan alam tetap terjaga dan terlindungi,” katanya.

Dikatakan Bupati Bima, kegiatan tersebut dimaksudkan untuk mendorong seluruh komponan masyarakat agar ikut serta menjaga dan melestarikan hutan, serta mengajak masyarakat terlibat secara aktif menjaga dan merawat hutan.

Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri Menyampaikan Sambutan.
“Melihat kondisi hutan yang sudah rusak sedemikian rupa, janganlah kita mencari siapa yang bersalah, melainkan kita mencari jalan keluar bagaimana caranya mengembalikan fungsi hutan seperti sediakala,” harap Bupati IDP.


“Hari ini kita belum merasakan dampak dari kerusakan hutan, tetapi untuk ke depannya jika hutan tetap dilakukan pembalakan liar, tidak ada yang bisa menjamin jika bencana alam di wilayah Kabupaten Bima maupun di wilayah Kota Bima,” ujarnya. [RD]