Transaksi Masyarakat dan Realisasi Belanja Pemerintah Menurun, Permintaan Uang di NTB juga Menurun

Iklan

.

Transaksi Masyarakat dan Realisasi Belanja Pemerintah Menurun, Permintaan Uang di NTB juga Menurun

Senin, 27 April 2020
Ilustrasi.

Mataram, Berita11.com— Permintaan uang saat menjelang Ramadan tahun 2020 di Provinsi NTB mengalami penurunan signifikan. Berdasarkan data Bank Indonesia, jumlah penarikan uang tunai oleh perbankan di Bank Indonesia Provinsi NTB selama tujuh hari menjelang Ramadan tahun 2020, beberapa waktu lalu tercatat sebesar Rp60,5 milyar atau menurun sekitar 84,61% jika dibandingkan penarikan tujuh hari menjelang Ramadan tahun 2019 yang mencapai Rp393,3 miliar.

Sejalan dengan hal tersebut, jumlah net inflow atau net uang masuk dikurangi uang keluar dari Bank Indonesia oleh perbankan sepanjang triwulan I – 2020 tercatat sebesar Rp2,1 triliun. Adapun uang masuk ke BI sebesar Rp3,3 Triliun dan uang keluar dari BI sebesar Rp1,2 triliun, yang mana meningkat 37,03% dibandingkan net inflow pada triwulan I – 2019 yang tercatat sebesar Rp1,5 triliun.

Menurut Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Achris Sarwani, penurunan permintaan jumlah uang oleh perbankan mengindikasikan penurunan transaksi oleh masyarakat serta menurunnya realisasi belanja pemerintah sebagai dampak adanya pembatasan aktifitas oleh masyarakat dalam rangka pelaksanaan protokol COVID-19 yang ditetapkan pemerintah.



Kondisi di atas juga sejalan dengan penurunan yang terjadi pada transaksi SKNBI, di mana total transaksi melalui SKNBI selama triwulan I-2020 tercatat sebesar Rp3,2 triliun atau melambat sebesar 6,95% dibandingkan triwulan I-2019 yang tercatat sebesar Rp3,5 triliun.

Achris Sarwani menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu kuatir melakukan transaksi di tengah situasi COVID-19, dengan penggunaan transaksi nontunai baik melalui internet banking, mobile banking, maupun QRIS, maka masyarakat secara langsung menerapkan protokol COVID-19 yaitu social dan physical distancing karena terjaganya jarak antara pembeli dan penjual (tidak terjadi kontak fisik). 

“Apalagi jumlah merchant QRIS yang terdaftar di Provinsi NTB terus mengalami peningkatan, hingga 10 April 2020 tercatat sebanyak 33.097 dan semakin banyaknya fasilitas penawaran belanja online oleh berbagai merchant” ujar Achris Sarwani.

Bank Indonesia memproyeksikan penarikan uang selama bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri tahun 2020 oleh perbankan diperkirakan akan menurun seiring semakin ketatnya pemberlakuan pembatasan aktifitas serta larangan mudik oleh pemerintah. Namun demikian, Bank Indonesia tetap menjamin ketersediaan pasokan kebutuhan uang oleh masyarakat dan perbankan selama bulan Ramadan dan Idul Fitri tahun 2020, dengan penyediaan stock uang tunai sebesar Rp3,1 triliun. [B-11]