380 Hari Menuju Pencoblosan, KPU Kabupaten Bima Luncurkan Pilbup Bima

Iklan

.

380 Hari Menuju Pencoblosan, KPU Kabupaten Bima Luncurkan Pilbup Bima

Thursday, November 21, 2019
Bupati Bima, Hj Indah Dhamanyanti Putri SE Didampingi Wabup Dahlan Ketua KPU Provinsi NTB, Seluruh Komisioner KPU Kabupaten Bima dan Ketua Bawaslu Kabupaten Bima, Menekan Sirine, Tanda Dimulainya Tahapan Pilkada Kabupaten Bima saat Peluncuran Pilbup dan Pilwabup Bima di Lapangan Garuda Tente, Rabu (20/11/2019) Malam.

Bima, Kiprah.Berita11.com— Tahapan pemilihan bupati dan wakil bupati (Pilbup) Bima tahun 2020 diluncurkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bima di Lapangan Garuda Desa Nisa Kecamatan Woha Kabupaten Bima, Rabu (20/11/2019) malam. Selain Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri SE, kegiatan bertema mandiri akuntabel, responsive, aksesibilitas, sinergitas, objektif (MARASO), juga dihadiri sejumlah pejabat dan masyarakat.

Kegiatan diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan kalam illahi, pembacaan doa dan laporan panitia oleh Sekretaris KPU Kabupaten Bima, Kurniawan S.Sos.

Ketua KPU Kabupaten Bima, Imran S.Pd.I SH mengatakan, pihaknya bersyukur peluncuran dapat terlaksana dengan lancar tanpa kegaduhan. Kabupaten Bima mampu melampui target berkat partisipasi masyarakat secara menyeluruh.

“Ke depan ini kita akan melaksanakan Pilkada pada 23 September 2020, dengan motto Pilkada maraso. Artinya, bersih dan harus mampu kami wujudkan, baik mulai dari tahapan pendaftaran sampai akhir kegiatan. Untuk ini semua, kami meminta dukungan masyarakat semuanya termasuk disibilitas dan tahun ini kami telah hadirkan penerjemah disibilitas,” katanya.

Imran berharap, semua pihak yang hadir dan mengikuti peluncuran tahapan Pilbup dan Pilwabup Bima bisa menyampaikan kepada komponen masyarakat materi sosialisasi KPU.
“Saatnya nanti kami harap Ketua KPU Propinvi (NTB), Bupati Bima, Wakil Bupati Bima agar menekan tombol sirine bersama-sama sebagai tanda peluncuran, launching KPU malam ini,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri SE mengatakan,  setelah peluncuran tahapan, 380 hari lagi  masyarakat akan mengikuti pencoblosan. “Rasa bangga kita semua bisa hadir pada kegiatan ini dan penghargaan setinggi-setingginya atas kerja keras jajaran KPU guna menciptakan Pilkada yang bersih,” katanya.

Bupati Bima berharap kepastian proses Pilkada tanpa intimidasi  (tekanan) terhadap siapapun, sebagaimana yang diatur dalam undang-undang, sehingga TNI-Polri membantu mengamankan kegiatan Pilkada.

“Kegiatan ini 380 hari akan dilaksanakan oleh masyarakat umum dan pada kegiatan ini juga dilaksanakan kegiatan bidang kesehatan dan lainnya guna mendekatkan diri kepada masyarakat, guna melibatkan diri pada tahap yang dimaksud. Saya yakin masyarakat Kabupaten Bima mampu berpartisipasi dengan baik,” katanya.

Dikatakannya, saat ini Parpol mulai membuka pendaftaran calon. Setiap Parpol tentu akan membawa setiap calon yang akan dimenangkan oleh masyarakat. “Kepada KPU agar mengawal kegiatan Pilkada yang jujur dan aman,” pinta Bupati IDP.

Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri SE Menyampaikan Sambutan. Foto AD/ Berita11.com.

Ketua KPU Provinsi NTB, Suhardi Soud SE mengatakan, sebagaimana berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 , tahun 2005 dan tahun 2010 Pilkada tidak dilksanakn secara serentak.

“Saat ini terjadi perubahan undang-undang yaitu gelombang keempat dan NTB, tujuh kabupaten dan kota akan melaksanakan Pilkada," katanya.

“Kita baru saja melaksanakan pemilihan umum dan NTB memiliki nilai tertinggi tentang keamanan. NTB mendapat 80 sekian persen dan partisipasi pemilih berkisar 70 dan 80 persen. Agar KPU Kabupaten Bima bisa mendapat di atas rata-rata, 80 persen,” lanjutnya.

Dikatakannya juga, data TNI-Polri pada tahun 2010 bahwa Bima adalah daerah rawan. Namun, tahun 2015 terbukti aman. “Semoga tahun 2020 mungkin bisa kita bantah dan semoga berjalan lancar,” harapnya.

Ditambahkannya, tema MARASO merupakan ihtiar agar pelaksanaan Pilkada terwujud dengan bersih. KPU adalah manusia biasa, tentu memiliki kekhilafan. 

“Kami dari KPU Provinsi (NTB) tetap melaksanakan pemantauan dengan ketat. Jangan coba-coba KPU bermain di tahapan-tahapan dan apabila ditemukan pelanggaran, maka akan dikenai pemecatan juga pidana umum,” tandasnya.

Peluncuran tahapan Pilbup/Pilwabup Bima oleh KPU Kabupaten Bima ditandai penekanan tombol sirine oleh Bupati Bima, Wakil Bupati Bima, Ketua KPU Provinsi NTB Ketua KPU Kabupaten Bima dan Ketua Bawaslu Kabupaten Bima.

Pada waktu yang sama, juga diumumkan pemenang lomba desain maskot KPU dan pencipta lagu yang diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Bima.

Sebelum peluncuran tahapan, Bupati Bima dan Wabup Bima bersama KPU melaksanakan 
pelayanan pada stan Dinas Kesehatan, RSUD Bima, PKU Muhammadiyah, BSMI Bima, pengecekan kesehatan dan donor darah.

Pada lokasi yang sama, Dinas Dukcapil Kabupaten Bima menyiapkan pelayanan KTP, kartu keluarga, akta kelahiran dan kartu identitas anak (KIA), sedangkan Dinas Dikbudpora melaksanakan pemutaran video sosialisasi tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bima tahun 2020, pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah loma cipta lagu dan desain maskot Pilkada 2020. Demikian halnya, Bawaslu Kabupaten Bima melaksanakan sosialisasi pengawasan Pemilu dan rekrutmen Panwascam. [AD]